sementara kedua pahanya mengapit kepalaku menahan geli bercampur nikmat, kurasakan kini liang yg ada dipangkal Mbak Mifta itu makin lama makin mengeluarkan cairan yg memenuhi lubang kemaluanya.Posisiku kini berubah perlahan aku duduk didepan selangkangan Mbak Mifta ku pegang kedua pahanya Mbak Mifta kutaruh diatas lututku, kini didepanku terlihat jelas belahan lubang memek
Mbak Mifta makin membelah hingga didalamnyapun terlihat jelas olehku karena terpaan sinar lampu diruang tengah itu, perlahan-lahan kumasukan jari tengahku kedalam lubang kemaluan Mbak Mifta, lalu kukocokkan perlahan-lahan jari tengahku di dalam kemaluannya,
” Aughh..truss..Den..nikmat sekali..Dennn”,
Mbak Mifta merintih-rintih semetara kedua tangannya berputar kesana kemari meraih apa yg bisa ia pegang, ku lihat Mbak Mifta bagai cacing kepanasan menggeliat kesana kemari. Pabila kita mau mandi ya harus duduk supaya nggak kelihatan. Bokep viral Ia tarik kebawah celana hawaiku hingga terlepas, akupun tak tinggal diam ku pegang celana tidur Mbak Mifta kutarik hingga terpelorot sampai bawah.Ku baringkan Mbak Mifta diatas tilam warna ungu kemudian kepalanya kuangkat lalu kuselipkan bantal dibawah kepalanya. ” susah ya Den, kamu ngurutnya, sebentar Den biar bajunya Mbak angkat keatas ” Mbak Mifta pegang ujung bajunya yg menutupi punggungnya hingga pinggulnya kemudian ia tarik hingga sebatas tali branya,