hayuk”, Lestari memakai baju yang agak ngepres di badannya, sementara di bagian bawah dia hanya mengenakan kain pantai, ketika aku lirik ternyata dia tidak mengunnakan apa-apa selain kain pantai dan tentu saja celana dalam.“Jangan gitu, kita makan dulu yuk…”Kami lalu makan, selanjutnya kami menuju bungalow di Kuta, namun sebelumnya kami sudah membeli makan siang terlebih dahulu. Bokep viral Tanpa aku sangka, ternyata Lestari pun membalas ciumanku itu, dengan cepat dia menanggapi pancinganku.“Emang ya, perasaan itu gak bisa dibohongi” ujarku lirih disamping telinganya
“Iyha” jawabnya singkat.Sesudah itu Aku tak ragu lagi untuk memeluk dan menciumnya bahkan aku berani memegang payudaranya dari dalam bajunya sementara dia juga memegang dadaku, akhirnya kami selesai nonton film lalu aku berkata.“Lestari..putusin cowok kamu ya, trus nikah ma aku.”
“Ga bisa Her, aku ma dia dah lebih dari pacaran kami dah biasa begituan, tinggal dibantenin aja kami dah jadi suami istri…”
Aku kecewa dan marah tapi ga bisa apa-apa, akhirnya aku bilang,
“Terserah.”Aku tidak pernah ngehubungi dia selama beberapa hari, akhirnya aku berpikir normal aku tidak mungkin masuk ke dalam kehidupannya, yah… aku akhirnya menghubungi dia lagi dan kami ngobrol seperti biasa tanpa ada masalah lagi dan pada suatu saat dia